Cara Konfigurasi SSH di Debian Buster
Halo teman-teman, di sini saya akan memberi tutorial cara konfigurasi SSH di Debian Buster.
Pengertian SSH (Secure Shell)
Secure Sheel / SSH adalah aplikasi pengganti remote login seperti telnet, rsh, dan rlogin, yang jauh lebih aman. Fungsi utama aplikasi ini adalah untuk mengakses mesin secara remote. Sama seperti telnet, SSH Client menyediakan User dengan Shell untuk remote ke mesin. Tidak seperti telnet, SSH menyediakan koneksi enkripsi antara klien dengan server. Dalam prakteknya, penggunaan menggunakan telnet dan ssh seperti perbedaan dengan mengakses website biasa dengan website yang lebih aman (HTTPS).
Sebelum itu, pastikan kalian sudah menginstall OS Debian terlebih dahulu, ya. (di mesin virtual ataupun di perangkat kalian langsung).
- Ketikkan perintah apt-get install openssh-server pada direktori media untuk memulai instalasi fitur SSH. Apabila ada pilihan Do you want to continue? [y/n], ketik y untuk melanjutkan. Tunggu proses sampai selesai.
- Setelah selesai, ketikkan perintah nano etc/ssh/ssh_config pada direktori cd /
- Cari tulisan port 22 pada daftar host yang muncul, lalu aktif tulisan tersebut dengan menghapus tanda pagar di sebelah kirinya. Lalu simpan perubahan seperti petunjuk perintah di bagian bawah gambar.
- Buat alamat IP yang satu jaringan dengan Debian 10 pada Adapter 2 (Host Only Virtual Box) pada Laptop. Misalnya:
Debian 10: 192.168.2.5/26
Windows : 192.168.2.6 ; 255.255.255.224 - Setelah itu, kita coba cek apakah jaringan sudah terhubung apa belum dengan ping Alamat IP Debian 10 dari Laptop ataupun sebaliknya.
- Jika sudah terhubung. Buka aplikasi PuTTY pada laptop untuk memulai remote server Debian 10.
- Isi kolom Host Name dengan Alamat IP yang ada di Debian 10. Pastikan Kolom Port terisi Port 22 (biasanya sudah default). Jangan lupa juga centak pilihan SSH pada bagian Connection Type. Klik Open untuk melanjutkan.
- Setelah itu akan muncul tampilan CLI untuk login ke Debian 10 yang kita punya tadi.
- Setelah itu, kita dapat meremote Debian 10 pada mesin virtual memakai PuTTY.
Mudah bukan? Sekarang kalian dapat mempraktikannya sendiri dengan mengikuti cara yang sudah saya berikan.
#SMKN1KEDIRI








Comments
Post a Comment