Cara Konfigurasi Mail Server di Debian Buster

Halo teman-teman, di sini saya akan memberi tutorial cara konfigurasi Mail Server di Debian Buster.

Pengertian Mail Server
Mail server adalah program daemon yang bekerja menampung dan mendistribusikan email dalam suatu jaringan. Protokol yang umum digunakan antara lain protokol SMTP, POP3 dan IMAP. SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) digunakan sebagai standar untuk menampung dan mendistribusikan email, sedangkan POP3 (Post Office Protocol v3) dan IMAP (Internet Mail Application Protocol) digunakan agar user dapat mengambil dan membaca email secara remote yaitu tidak perlu login ke dalam sistem shelll mesin mail server tetapi cukup menguhubungi port tertentu dengan mail client yang mengimplementasikan protocol POP3 dan IMAP.

Sebelum itu, pastikan kalian sudah menginstall OS Debian terlebih dahulu, ya. (di mesin virtual ataupun di perangkat kalian langsung).
  1. Install aplikasi/tool di bawah ini:
    apache2 php php 7.3 dovecot-imapd dovecot-pop3d postfix telnet

  2. Pada saat proses instalasi, nanti akan diahlikan ke konfigurasi postfix.
    Pilih Internet Site

  3. Isikan domain mail server yang akan dipakai nantinya.
    bimadoni.org

  4. Tunggu proses instalasi selesai

  5. Fungsikan perintah mail_location = maildir:~/Maildir
    matikan perintah mail_location =mbox:~/mail:INBOX=/var/mail/%u

  6. Pada /etc/postfix/main.cf tambahkan perintah home_mailbox = Maildir/

  7. Ketikkan perintah maildir.dovecot /etc/skel/Maildir

  8. Restart dovecot dan postfix

  9. Buat dua user guna untuk praktik mail server nanti
    usermail1, usermail2

  10. Tes konfigurasi tadi dengan berkirim surel menggunakan telnet
    a) Pada sisi pengirim
    | telnet localhost 25 = port telnet sebagai pengirim
    | mail from:usermail1 = menandakan bahwa surel dikirim oleh usermail1
    | rcpt to:usermail2 = yang menerima surel adalah usermail2
    | data = untuk memulai menulis isi surel
    | . = mengeakhiri penulisan surel dan mengirimnya
    | quit = keluar dari aplikasi telnet

    b) Pada sisi penerima
    | telnet localhost 110 = port telnet sebagai penerima
    | user usermail2 = untuk masuk ke dalam user
    | pass 123 = password user
    | list = menampilkan daftar surel
    | retr 1 = membuka isi surel
    | quit = keluar dari aplikasi telnet

  11. Install mariadb (untuk database) dan roundcube (untuk tampilan web mail)

  12. Tunggu proses instalasi sampai selesai

  13. Di tengah-tengah proses instalasi, akan diahlikan ke konfigurasi roundcube
    Pilih yes untuk melanjutkan

  14. Ketikkan mysql -u root -p

  15. Ketikkan show database untuk melihat apakah roundcube sudah benar-benar
    terinstall dan telah masuk ke dalam database atau belum

  16. Ketikkan grant all privileges on roundcube.* to debian@localhost identified by
    ‘1310’;

  17. Ketikkan flush privileges

  18. Pada /etc/roundcube/debian-db.php tambahkan perintah seperti gambar di bawah

  19. Pada /etc/roundcube/apache.conf tambahkan perintah seperti gambar di bawah

  20. Ubah target DNS (localhost) menjadi domain yang telah dicantumkan di postfix
    (bimadoni.org)

  21. Masukkan ke dalam named.conf.default-zones

  22. Restart bind9

  23. Install resolvconf (untuk menfungsikan DNS)

  24. Masukkan IP Address yang telah diatur tadi ke dalam resolv.conf

  25. Pada config.inc.php, isikan default host menggunakan domain yang telah dibuat
    tadi dan kosongkan user dan pass smtp

  26. Akses mail.bimadoni.org dan login menggunakan salah satu akun yang telah
    dibuat tadi.
    | username: usermail1
    | pass: 123

  27. Buka menu tulis surel

  28. Ketikkan surel yang akan dikirimkan (mengisi judul merupakan opsional) dan
    jangan lupa isikan penerima surel
    usermail2@bimadoni.org
    lalu kirimkan surelnya

  29. Surel telah terkirim

  30. Cek apakah surel benar-benar terkirim apa belum dengan masuk ke user yang
    dikirimi surel

  31. Surel telah diterima user2
Dengan adanya mail server, kita dapat membuat sebuah jaringan yang dapat membuat semua pengguna dapat berinteraksi (dengan saling kirim surel) guna untuk mempermudah komunikasi.

#SMKN1KEDIRI

Comments

Popular posts from this blog

Cara Konfigurasi DHCP Server di Debian Buster

Cara Konfigurasi FTP di Debian Buster

Cara Membuat Certificate Authority di Debian Buster