Cara Konfigurasi Samba di Debian Buster
Pengertian Samba Server
Samba adalah program yang dapat menjembatani kompleksitas berbagai platform system operasi Linux(UNIX) dengan mesin Windows yang dijalankan dalam suatu jaringan komputer. Samba merupakan aplikasi dari UNIX dan Linux, yang dikenal dengan SMB(Service Message Block) protocol. Banyak sistem operasi seperti Windows dan OS/2 yang menggunakan SMB untuk menciptakan jaringan client/server. Protokol Samba memungkinkan server Linux/UNIX untuk berkomunikasi dengan mesin client yang mengunakan OS Windows dalam satu jaringan.
Sebelum itu, pastikan kalian sudah menginstall OS Debian terlebih dahulu, ya. (di mesin virtual ataupun di perangkat kalian langsung).
- Buka Mesin Virtual Debian 10 yang ada di Virtual Box. (Pastikan user mendapat akses root.)
- Buat alamat IP yang satu jaringan dengan Debian 10 pada Adapter 2 (Host Only Virtual Box) pada Laptop.Misalnya:
Debian 10: 192.168.2.5/26
Windows : 192.168.2.6 ; 255.255.255.224 - Tes terlebih dahulu apakah jaringan sudah terhubung apa belum dengan ping Alamat laptop dari Debian 10 ataupun sebaliknya.
- Ketik perintah apt-get install samba untuk mulai memasang aplikasi Samba di Debian.
- Selanjutnya akan ada pilihan Do you want to continue? [y/n]. Ketik y untuk melanjutkan.
- Tunggu proses instalasi selesai.
- Setelah selesai, buat user baru yang akan dipakai untuk sharing data.
- Buat direktori dan file untuk digunakan sharing data nantinya di dalam direktori user yang baru dibuat.
- Ketikkan perintah chmod 777 /home/sharingdata/data untuk memberi akses user agar dapat dipakai sharing data nantinya.
- Ketikkan perintah /etc/samba/smb.conf untuk konfigurasi aplikasi Samba agar dapat dipakai sharing data.[data] Direktori yang dishare
Comment keterangan
Path direktori yang dishare
Browseable menentukan apakah direktori bisa dilihat apa tidak
Read-only hanya membaca data yang dishare
Writeable dapat membaca ataupun mengedit data yang dishare
Guest ok untuk mengizinkan user mengakses data yang dishare - Mulai ulang aplikasi Samba dengan perintah seperti di bawah ini.
- Buka file yang dishare tadi menggunakan alamat IP (Host only VB) di laptop menggunakan Win+Run.
- Apabila sudah berhasil, akan terlihat seperti gambar di bawah ini. Kita dapat mengetes apakah perintah writeable tadi bekerja apa tidak dengan mengedit ataupun menambah file pada direktori yang telah dishare.
- Kita dapat memastikan dengan melihat isi direktori pada Debian 10. Jika telah berubah sesuai dengan yang kita edit tadi, maka sharing data telah berhasil.
#SMKN1KEDIRI
















Comments
Post a Comment